Manfaat Ginseng Untuk menambah gairah seksual

Mnafaat gingseng untuk menambah gairah seksual – Ginseng memiliki banyak manfaat kesehatan. Satu khasiat paling terkenal adalah kemampuan ginseng untuk meningkatkan libido atau gairah seksual. Untuk meningkatkan libido, ginseng jauh lebih efektif bagi laki-laki daripada perempuan. Alih-alih hanya meningkatkan aliran darah di satu daerah tertentu pada tubuh, ginseng mampu memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Dari empat macam ginseng yang dikenal, hanya ada dua jenis yang dianggap sebagai ginseng sejati. Hanya ginseng sejatilah yang secara efektif dapat digunakan untuk meningkatkan libido. Kedua jenis ginseng sejati ini adalah Panax Ginseng yang dikenal juga sebagai Ginseng Asia dan Ginseng Quinquefolius yang lebih dikenal sebagai Ginseng Amerika.

GinsengManfaat Ginseng Untuk menambah gairah seksual

Ketika Ginseng Asia dikeringkan dengan sinar matahari atau dengan uap, warnanya akan berubah menjadi merah. Itu sebab, Ginseng Asia disebut juga sebagai Ginseng Merah atau Ginseng Korea karena praktik pengeringan herbal ini berasal dari Korea. Ada pula jenis ginseng yang disebut sebagai Ginseng Siberia. Ginseng ini merupakan kerabat Ginseng Asia yang tumbuh di Rusia. Ginseng Siberia tidak termasuk ginseng sejati karena tidak mengandung ginsenosides. Kandungan ginsenosides inilah yang berperan meningkatkan libido.

Baca Juga: Manfaat Jahe Untuk Seksualitas

Jenis ginseng terakhir adalah ginseng liar. Ginseng liar tumbuh di alam dan tidak dibudidayakan. Itu sebab, sebagian diantaranya sudah punah sehingga tidak dapat diteliti lagi perihal kandungannya. Seperti sudah diulas sebelunya, ginseng sejati hanyalah Ginseng Asia dan Amerika. Keduanya telah terbukti melalui penelitian yang dilakukan tahun 2002 dapat meningkatkan libido secara alami.

Riset 20 tahun yang lalu tentang fisiologi ereksi mengungkapkan berbagai faktor biokimia dan mekanisme intra sel yang bertanggung jawab atas kontraksi dan relaksasi otot corpus, and mengungkap Disfungsi Ereksi terutama merupakan penyakit yang berpangkal dari masalah pembulu. Meskipun ketersediaan perawatan medis konvensional yang efektif semakin banyak, penyembuhan dengan herbal dan tanaman terus memberikan alternatif yang populer bagi pria yang berupaya memperbaiki kehidupan seksual mereka.

Perawatan dan obat obatan yang tersedia mempunyai efektifitas terbatas, berefek sampingan tidak menyenangkan, dan bertentangan dengan kondisi penyakit tertentu. Ada banyak obat herbal yang selama ini telah dipakai pria penderita disfungsi seksual dan berhasil dengan berbagai tingkat kesuksesan. Menurut Ayurveda, beberapa herbal secara tradisional digunakan sebagai herbal Vajikaran Rasayana karena pengaruh yang diyakini positif terhadap kinerja seksual manusia.

Ereksi penis terjadi sebagai hasil dari relaksasi otot halus dalam penis dipengaruhi oleh refleks tulang belakang dan melibatkan syaraf pusat serta integrasi dari rangsangan sentuhan, bau, dan rangsangan mental. Refleks tersebut melibatkan tindakan otonomis dan somatik serta sedikit diperlemah oleh pengaruh bagian tulang punggung. Keseimbangan berbagai faktor tersebut menghasilkan kontraksi dan relaksasi, mengendalikan ketegangan vena penis dan otot halus CC (corpora cavernosa). Ini menentukan keadaan fungsional penis, pengurangan ketegangan dan pengurangan kekerasan, pembesaran karenan rangsangan seksual, dan ereksi.

Pemburuan untuk afrodisiak yang efektif sejak lama telah menjadi sejarah pencarian yang konstan sepanjang masa. Sebagian dari obat ini dianggap berperan penting untuk perawatan disfungsi seksual sedangkan yang lain bersifat meningkatkan proses sistem syaraf dasar untuk gairah seksual. Afrodisiak diklasifikasikan dalam tiga jenis cara kerja, yakni meningkatkan libido, potensi, atau kesenangan seksual. Berbagai zat yang berasal dari hewan dan tumbuhan telah lama digunakan dalam dunia pengobatan tradisional di berbagai budaya untuk memperkuat, menyehatkan, dan memperbaiki fungsi seksual, kinerja fisik pria, dari semua obat itu hanya sediki yang telah diidentifikasi secara farmasi. Untuk emningkatkann libido, di berbagai negara Arab orang menggunakan ambrein, bahan utama yang ada dalam Ambra grisea. Ambrein mengandungg tricyclic triterpene alcohol yang meningkatkan konsentrasi beberapa hormon pituitary anterior dan serum testosterone. Kelenjar dan kulit dari Bufo toad (katak Bufo) mengandung bufotenine (dan bufadienolides lain). Bufotenine adalah bahan aktif dalam “love stone” Indian Barat dan dalam pengobatan chan su Cina. Dalam obat tradisional Cina, Panax ginseng digunakan sebagai perangsang seks. Panax ginseng bekerja sebagai antioksidan dengan cara meningkatkan sintesa nitric oxide (NO) synthesis di dalam endothelium corpora cavernosa (CC); sifat ginseng juga menyebabkan perubahan syaraf ralaksasi yang mengaktifkan perangsangan dan berhubungan dengan jaringan cyclic guanosine monophosphate yang meningkat.

Kandungan Ginseng

Kandungan kimia ginseng yang telah diketahui adalah saponin dan glikosida. Glikosida pada akar ginseng dikenal sebagai ginsenosida . Selain itu, akar ginseng juga mengandungi 16jenis ginsenosida seperti minyak asiri , panasena, resih, musilago, asam panax, fitosterol, hormon, vitamin B, kabohirat dan selulosa. Pada tahun 1960 an, sejenis sebatian yang dikenal sebagai “terpenidol glycisides” telah ditemui oleh peneliti-peneliti Moskow dan Tokyo.

Manfaat dan Khasiat Gingseng

  1. Ginseng dapat meningkatkan vitalitas dan stamina tubuh : bisa dibilang ginseng menjadi semacam tonik stimulan. Selain itu ginseng juga dapat digunakan sebagai obat kelelahan karena mengandung adaptogenik.
  2. Mengurangi stres mental : Ginseng mampu meningkatkan kewaspadaan mental, disamping juga merubah mood dan menghilangkan rasa lelah. Manfaat lainnya adalah sebagai ramuan antidepresan dan anti-kecemasan. Ketika seseorang mengalami stres yang berlebihan, hormon adrenal (kortisol, adrenalin, dan noradrenalin) akan mengalir keluar dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam situasi ini, ginseng dapat membantu Anda dalam menyeimbangkan tingkat adrenalin.
  3. Merangsang sistem kekebalan dan saraf : Ginseng mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sejumlah pakar obat herbal mengatakan ginseng dapat meningkatkan kualitas hidup. Sifat adaptogenik pada ginseng membantu merangsang orang tetap muda. Sedangkan pada orang tua, dapat memulihkan sel-sel yang rusak dalam tubuh.
  4. Mengurangi rasa nyeri di dada pada masuk angin, merangsang biokimia dalam tubuh sebagai pereda stress dan memperbaiki fungsi paru-paru.
    Mengobati Diabetes: Tingkat gula darah dapat turun secara drastis dengan mengkonsumsi ginseng. Namun, jika Anda sudah menggunakan obat antidiabetes, perlu mempertimbangkan kembali untuk menggunakan ginseng secara bersamaan. Pasalnya, mencampur ginseng dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah terlalu rendah. Oleh karena itu, sangat diperlukan rekomendasi dari dokter.
  5. Ginseng dapat membantu mengatasi penyakit flu dan penyakit infeksi lainnya.
  6. Mencegah perkembangan kanker : Pertumbuhan jenis tertentu dari sel-sel kanker dapat dihambat oleh Ginseng. Chinese Medicine Journal melaporkan, ginsenosides memiliki efek anti-tumor serta dapat menginduksi kerusakan sel pada kanker prostat, sel kanker ovarium, sel paru-paru adenokarsinoma, dan sel-sel neuroblastoma. Selain itu, ginseng juga berfungsi dalam menghambat perkembangan siklus sel, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.
  7. Ginseng dapat mempengaruhi kesuburan manusia : terutama pria karena dapat meningkatkan kadar hormon testosteron sehingga dapat memproduksi lebih banyak sp3rm4. Sedangkan bagi wanita, ginseng dapat menghambat terjadinya menop4use dan nyeri pada saat ha!d.
  8. Menurunkan kadar kolesterol : Dalam beberapa penelitian, Ginseng ditemukan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Para ilmuwan percaya bahwa ginsenocides yang terdapat dalam ginseng bertanggung jawab terhadap penurunan kadar kolesterol dalam tubuh.

Penggunaan ginseng tidak disarankan terutama pada ibu hamil dan menyusui, untuk mencegah terjadinya kontraindikasi. Selain itu, ginseng juga dapat mempengaruhi reaksi dari beberapa obat, seperti, pengencer darah seperti warfarin, heparin, aspirin, dan diuretik.

Manfaat Jahe Untuk Seksualitas

Manfaat jahe untuk seksualitas – Jahe atau nama latinnya, Zingiber officinale (L.) Rosc adalah tanaman serba guna: di dapur ia jadi bumbu penyedap, di dunia industri ia jadi minyak atsiri untuk obat dan parfum.  Jahe segar terutama mengandung gingerol dan zingeron. Jika dikeringkan senyawa ini berubah menjadi shogaol yang lebih pedas. Inilah biang khasiat pada jahe.

Manfaat Jahe Untuk SeksualitasBanyak penelitian membuktikan gingerol, shogaol dan zingeron punya fungsi farmakologi dan fisiologis seperti efek antioksidan, antiinflammasi, analgesik, antikarsinogenik dan kardiotonik. Jahe dengan kandungan Sineol-nya dapat berfungsi untuk merangsang aktivitas saraf pusat, merangsang ereksi, dan mencegah terjadinya ejakulasi dini. Rasa hangat setelah mengonsumsi jahe dapat membantu melancarkan peredaran darah dalam tubuh, dan melancarkan sirkulasi darah pada organ seksual. Ditambah lagi jahe menjadi simultan yang baik untuk meningkatkan kemampuan ereksi, dan yang paling utama adalah untuk meningkatkan libido.

Baca Juga: Manfaat Ginseng Untuk menambah gairah seksual

Khasiat Jahe Bagi Kesehatan

  1. Menurunkan tekanan darah (hipertensi). Hal ini karena jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, akibatnya darah mengalir lebih cepat dan lancar dan memperingan kerja jantung memompa darah.
  2. Membantu pencernaan, karena jahe mengandung enzim pencernaan yaitu protease dan lipase, yang masing-masing mencerna protein dan lemak.
  3. Mencegah tersumbatnya pembuluh darah. Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah
  4. Mencegah mual, karena jahe mampu memblok serotonin, yaitu senyawa kimia yang dapat menyebabkan perut berkontraksi, sehingga timbul rasa mual. Termasuk mual akibat mabuk perjalanan.
  5. Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin.
  6. Menetralkan radikal bebas. Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas
  7. Pereda rasa sakit yang alami dan dapat meredakan nyeri rematik, sakit kepala, dan migren. Caranya, minum wedang jahe 3 kali sehari. Bisa juga minum wedang ronde, mengulum permen jahe, atau menambahkan jahe saat pada soto, semur, atau rendang.
  8. Daun jahe juga berkhasiat, sebagai obat kompres pada sakit kepala dan dapat dipercikan ke wajah orang yang sedang menggigil. Caranya dengan ditumbuk dan diberi sedikit air dapat dipergunakan sebagai obat kompres pada sakit kepala dan dapat dipercikan ke wajah orang yang sedang menggigil.
  9. Memperkuat pencernaan makanan dan mengusir gas di dalamnya, mengobati hati yang membengkak, batuk dan demam. Caranya dengan menumbuk rimpang lalu direbus dalam air mendidih selama lebih kurang ½ jam, kemudian diminum airnya.
  10. Mengobati Rhematik ,Siapkan 1 atau 2 rimpang jahe. Panaskan rimpang tersebut di atas api atau bara dan kemudian ditumbuk. Tempel tumbukan jahe pada bagian tubuh yang sakit rematik. Cara lain adalah dengam menumbuk bersama cengkeh, dan ditempelkan pada bagian tubuh yang rematik.

Menurut Huffington Post, sejumlah ilmuwan dari University of Sydney, Australia, menemukan manfaat jahe pada pasien diabetes. Mereka menemukan bahwa nutrisi jahe bekerja membantu mengatur kadar gula darah.
Berdasarkan hasil riset yang dipublikasikan dalam Medical News, ekstrak jahe berisi gingerol, yang mampu meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam sel otot bebas dari produksi insulin.
Profesor Roufogalis, seorang ahli kimia farmasi yang terlibat dalam penelitian mengatakan, “Jahe membantu mengontrol kadar gula darah pasien diabetes untuk mencegah komplikasi jangka panjang.”
Kandungan gingerol dalam jahe juga memiliki efek antikoagulan yang mencegah pembekuan darah. Merangsang pelepasan hormon adrenalin yang meningkatkan aliran darah. Itulah sebabnya jahe juga bertindak untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah sebagai penyebab utama stroke dan serangan jantung.
Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, temuan ini menambah serangkaian manfaat jahe bagi tubuh. Khasiat jahe yang telah dikenal dari generasi ke generasi antara lain, mengurangi batuk, pilek, perut kembung, gangguan pencernaan, mual, diare, dan sakit tenggorokan.